Natal Jadi Jembatan Kasih, Pemkot Ambon Bagikan Ratusan Paket Sembako

Berita, Pemkot Ambon143 Dilihat

TRISULAMALUKU.COM, Ambon — Pemerintah Kota Ambon menegaskan bahwa makna Natal tidak diukur dari besarnya bantuan, melainkan dari ketulusan, kepedulian, dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Hal itu disampaikan Wali Kota Ambon dalam perayaan Natal bersama masyarakat kecil yang digelar di Kota Ambon.

“Bukan soal seberapa besar bantuan yang diberikan, tetapi soal ketulusan dan kepedulian. Inilah semangat Natal yang harus kita jaga, agar tidak menjadi tembok pemisah antara kaya dan miskin, melainkan jembatan kasih bagi semua,” tegas Wali Kota dalam sambutannya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengapresiasi kehadiran tamu dari Belanda yang selama tiga tahun berturut-turut menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat Maluku, khususnya di Kota Ambon.

“Ini bukan sekadar kata-kata, tetapi tindakan nyata. Jika semangat peduli ini terus kita bangun bersama, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan bagi saudara-saudara kita yang kurang beruntung,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM), Pdt. S. I. Sapulette, mengatakan Natal merupakan momentum untuk mengingat kasih Allah yang besar, yang harus tercermin dalam kepedulian dan pelayanan sosial.

“Kasih Allah itulah yang menggerakkan banyak pihak untuk menyatakan kepedulian kepada sesama. Inilah pemaknaan Natal yang sejati, ketika kasih tidak hanya diucapkan, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata,” kata Sapulette.

Ia menegaskan bahwa kasih harus terus diwariskan tanpa memandang latar belakang, terutama kepada mereka yang hidup dalam keterbatasan. Menurutnya, kasih Tuhan harus dapat dialami secara nyata oleh banyak orang.

Sapulette juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Badonci dan Tim Jamahan Kasih yang telah menginisiasi dan melaksanakan perayaan Natal bersama masyarakat kecil sebagai wujud pelayanan sosial.

Usai sambutan, Wali Kota Ambon bersama Ketua DPRD Kota Ambon, pimpinan OPD, rohaniawan, serta Ketua MPH Sinode GPM secara simbolis membagikan bantuan paket sembako kepada tukang becak, penyapu jalan, nelayan, tukang ojek, serta anak yatim piatu.

Sebanyak sekitar 400 paket sembako disiapkan untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, sebagai wujud nyata kepedulian dan semangat berbagi dalam perayaan Natal. (*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *