Ambon Berkabung, Harapan Tak Padam, Pemerintah Kota Ambon Siaga, Warga Dihimbau Waspada

Pemkot Ambon86 Dilihat

TRISULAMALUKU.COM, Ambon — Langit kelabu menyelimuti Kota Ambon saat kabar duka kembali menyapa. Tanah longsor yang melanda kawasan Hative Kecil, Rabu pagi, 2 Juli 2025, merenggut satu nyawa warga, menambah daftar korban dari rentetan cuaca ekstrem yang mengguncang ibu kota Provinsi Maluku ini.

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, dengan suara penuh empati menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban dan seluruh warga terdampak, usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Ambon siang harinya.

“Cuaca buruk dan bencana yang terjadi dalam beberapa hari terakhir sangat mengkhawatirkan. Longsor kembali terjadi, dan pagi tadi di Hative Kecil, satu warga meninggal dunia. Kita semua berduka,” ujarnya.

Lebih dari sekadar menyampaikan belasungkawa, Pemerintah Kota Ambon bergerak cepat. Di tengah ancaman cuaca ekstrem yang diprediksi BMKG masih akan berlanjut hingga awal Juli, upaya tanggap darurat digencarkan. Dinas teknis dikerahkan ke titik-titik rawan, sementara pemantauan terhadap potensi bencana terus dilakukan.

Namun, di balik penanganan cepat, Wali Kota Wattimena menegaskan bahwa upaya pencegahan tak kalah penting. Ia menyoroti pentingnya kesadaran warga dalam membangun rumah secara tertib dan sesuai aturan, dimulai dari pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“IMB bukan sekadar administrasi, tapi bagian penting dari mitigasi risiko bencana. Jika lokasi tidak layak, maka tidak akan diizinkan, demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Tak hanya menegaskan peran regulasi, Wali Kota juga memerintahkan para Raja Negeri, Kepala Desa, dan Lurah agar lebih aktif mengawasi kawasan rawan, termasuk lereng bukit dan bantaran sungai. Pemerintah tak akan mentoleransi bangunan liar yang mengancam keselamatan warga.

“Penanganan darurat adalah tugas kami, tapi pencegahan adalah tanggung jawab kita bersama. Ketertiban hari ini adalah keselamatan esok hari,” ujar Wattimena.

Meski langit Ambon masih murung, semangat gotong royong dan kewaspadaan kini menjadi cahaya yang menerangi langkah. Pemerintah Kota Ambon mengajak seluruh warganya untuk tetap siaga, saling menjaga, dan tak lelah berharap agar bumi raja-raja ini selalu diberi perlindungan dari bencana. (*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *