Bodewin Tegaskan Karier Guru dan Kepala Sekolah Harus Berbasis Kompetensi

Berita97 Dilihat

TM.COM, AMBON – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan pengembangan karier guru, termasuk peluang menduduki jabatan kepala sekolah, harus didasarkan pada kompetensi, profesionalitas, serta mekanisme yang berlaku, bukan karena kepentingan politik maupun kedekatan personal.

Penegasan itu disampaikan Bodewin saat membuka Konferensi I PGRI Kota Ambon masa bakti 2023–2026 di Kamari Hotel, Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, setiap guru memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan memperoleh kepercayaan menduduki jabatan tertentu, selama memenuhi persyaratan dan mengikuti seluruh tahapan yang telah ditetapkan.

“Kalau mengikuti semua proses dan mekanisme dengan baik, pasti ada jalannya untuk menjadi kepala sekolah. Jangan sampai kepentingan-kepentingan tertentu membuat kita tersandera,” tegas Bodewin.

Ia menilai jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi, melainkan amanah besar dalam mengelola satuan pendidikan. Karena itu, penentuan kepala sekolah harus dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan kemampuan dan kompetensi calon.

Bodewin juga meminta para guru untuk tidak menjadikan kepentingan politik atau hubungan personal sebagai jalan memperoleh jabatan. Menurutnya, kemampuan dan profesionalitas harus menjadi dasar utama dalam perjalanan karier seorang guru.

Selain itu, ia mendorong PGRI Kota Ambon mengambil peran aktif dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru. Penguatan kemampuan, kata dia, tidak hanya penting untuk pengembangan karier, tetapi juga menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan kepada peserta didik.

“Konferensi ini harus menjadi momentum untuk memperkuat profesionalitas, meningkatkan kemampuan, dan membangun budaya kerja yang lebih baik,” ujarnya.

Bodewin berharap sistem pengembangan karier guru di Kota Ambon terus mengedepankan prinsip kompetensi dan profesionalitas, sehingga setiap guru yang memenuhi kualifikasi memiliki kesempatan yang adil untuk berkembang.

Dengan sistem tersebut, ia optimistis profesionalisme tenaga pendidik akan semakin meningkat dan memberikan dampak positif terhadap mutu pendidikan di Kota Ambon. (*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *