Golkar Maluku Gelar Pleno II, Fokus Konsolidasi Internal dan Persiapan Pemilu 2029

Berita17 Dilihat

TM.COM, Ambon, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Maluku menggelar Rapat Pleno II periode 2025–2030 di Lantai VII Kamari Hotel, Ambon, Minggu (15/3/2026).

Agenda tersebut menjadi forum evaluasi program internal partai sekaligus membahas sejumlah isu eksternal yang tengah berkembang.

Ketua DPD Partai Golkar Maluku, Umar Lessy, mengatakan rapat pleno ini merupakan agenda rutin partai untuk memperkuat arah kebijakan organisasi serta menyatukan pandangan pengurus dalam menghadapi berbagai dinamika politik dan sosial.

“Pleno ke-2 ini membahas berbagai program internal dan juga memberikan pandangan terkait persoalan eksternal yang sedang terjadi,” kata Umar kepada awak media.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama serta pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum duafa dalam rangka memaknai bulan suci Ramadan.

Menurut Umar, momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial sekaligus memperkuat nilai keimanan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Dalam suasana Ramadan ini kami ingin berbagi dengan anak-anak yatim dan kaum duafa. Ini bagian dari upaya meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, dan pengabdian kita kepada daerah dan bangsa,” ujarnya.

Selain membahas agenda internal partai, Golkar Maluku juga menyoroti situasi geopolitik global yang dinilai sedang tidak stabil. Kondisi tersebut, kata Umar, berpotensi mempengaruhi ekonomi dan stabilitas sosial di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Karena itu, ia menilai diperlukan daya tahan dan kesiapan dari seluruh elemen bangsa untuk menghadapi berbagai dinamika global yang terjadi.
Di sisi lain, DPD Partai Golkar Maluku juga akan mempercepat proses konsolidasi organisasi.

Dalam rapat pleno tersebut diputuskan bahwa musyawarah daerah (Musda) tingkat kabupaten dan kota akan segera dilaksanakan.

“Target kami, seluruh Musda kabupaten/kota sudah selesai sebelum akhir April. Setelah itu dilanjutkan dengan pembentukan dan penguatan struktur hingga tingkat kecamatan dan desa,” jelasnya.

Langkah konsolidasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi menghadapi agenda politik mendatang, termasuk Pemilu Nasional 2029 dan Pemilu Lokal 2030.

Umar menegaskan, Golkar masih menjadi salah satu institusi politik yang dipercaya masyarakat sebagai penyalur aspirasi rakyat. Dengan modal kepercayaan itu, pihaknya berkomitmen terus memperkuat kerja-kerja politik yang pro terhadap kepentingan masyarakat.

“Kami akan terus bekerja keras melakukan mediasi, advokasi, dan memfasilitasi kebutuhan masyarakat. Harapannya kepercayaan publik terhadap Golkar semakin meningkat dan berdampak pada peningkatan elektoral serta perolehan kursi di berbagai tingkatan,” pungkasnya. (*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *