HUT ke-451 Kota Ambon, Wali Kota Tekankan Kolaborasi dan Penyelesaian Persoalan Warga

Berita, Pemkot Ambon43 Dilihat

TM.COM, AMBON — Pemerintah Kota Ambon menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon sebagai momentum untuk mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.

Hal itu disampaikan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dalam pidatonya pada Rapat Paripurna DPRD Kota Ambon dalam rangka HUT ke-451 Kota Ambon, Jumat (4/9/2026).

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Ambon tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Ambon, Mourits Tamaela, dan dihadiri jajaran Pemkot Ambon, DPRD, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, insan pers serta undangan lainnya.

Wattimena mengatakan, 451 tahun perjalanan Kota Ambon merupakan sejarah panjang yang diwarnai berbagai tantangan, mulai dari bencana, konflik sosial hingga tekanan ekonomi. Namun, semangat masyarakat untuk bangkit dan menjaga persaudaraan dinilai menjadi kekuatan penting dalam pembangunan kota.

“Semangat untuk bangkit, bergandengan tangan dan bersama-sama membangun kehidupan serta merawat keberlanjutan,” kata Wattimena.

Ia menyebut sejumlah indikator pembangunan menunjukkan perkembangan positif. Hingga kuartal I 2026, pertumbuhan ekonomi Kota Ambon tercatat 6,09 persen, sementara inflasi pada Juli 2026 berada di sekitar 2,9 persen.

Di bidang pelayanan dasar, Pemkot Ambon terus memperluas jaringan air bersih melalui Perumda Tirta Yapono. Pada semester pertama 2026, tercatat penambahan sekitar 659 pelanggan, sehingga total pelanggan mencapai sekitar 14.770 pelanggan.

Sementara itu, penanganan sampah mencapai sekitar 176,39 ton per hari. Pemkot juga terus meningkatkan sarana persampahan dan mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan.

Pada sektor ekonomi, sebanyak 50 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah dibentuk. Pemkot juga memberikan bantuan modal kepada 244 pelaku usaha mikro serta menerbitkan sekitar 13.842 NIB sepanjang 2026.

Realisasi investasi pada semester pertama 2026 mencapai sekitar Rp847 miliar, atau tumbuh sekitar 180 persen.

Di bidang pendidikan, Pemkot telah membangun dan merehabilitasi 34 sekolah. Sedangkan program Makan Bergizi Gratis kini didukung 34 SPPG dengan sekitar 79.553 penerima manfaat.

Untuk sektor kesehatan, seluruh 21 Puskesmas diarahkan menjadi BLUD. Pemkot juga meningkatkan Puskesmas Hutumuri menjadi RSUD yang direncanakan segera diresmikan.

Meski demikian, Wattimena mengakui masih terdapat sejumlah persoalan yang harus diselesaikan, seperti kondisi jalan yang rusak, kebutuhan air bersih, persoalan sampah, ancaman bencana, ketimpangan kepadatan penduduk dan kemiskinan yang masih berada di atas empat persen.

Persoalan kemacetan juga menjadi perhatian. Pemkot terus melakukan rekayasa lalu lintas dan menyiapkan sejumlah alternatif akses jalan, termasuk rencana pengembangan jalur dari Jalan Jenderal Sudirman menuju Karang Panjang yang masih terkendala pembebasan lahan.

Mengusung tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju,” Wattimena menegaskan bahwa tema tersebut harus diwujudkan melalui kerja nyata, bukan sekadar slogan.

“Jangan hanya mengejar serapan anggaran, tetapi pastikan anggaran yang digunakan bermanfaat bagi warga Kota Ambon,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan, menjaga kebersihan, keamanan, lingkungan, laut dan pesisir, serta fasilitas publik.

Wattimena juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD, masyarakat, dunia usaha, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, media dan seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan Kota Ambon.

Ia berharap sinergi seluruh elemen tersebut terus diperkuat untuk mewujudkan Ambon yang lebih bersih, sehat, aman, nyaman dan maju. (*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *