Lomba Bertutur Jadi Alarm Literasi, Wawali Ambon Minta Siswa Wajib Baca Satu Buku Setiap Pekan

Berita, Pemkot Ambon18 Dilihat

TM.COM, AMBON – Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisuta, mengajak seluruh sekolah di Kota Ambon membangun budaya literasi dengan mewajibkan setiap siswa membaca sedikitnya satu buku setiap pekan.

Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Kota Ambon di Kamari Hotel, Senin (20/7/2026). Menurutnya, rendahnya minat baca anak menjadi tantangan serius yang harus diatasi bersama oleh sekolah, orang tua, dan pemerintah.

“Anak-anak saat ini lebih banyak menghabiskan waktu di media sosial dibandingkan membaca buku. Karena itu, budaya membaca harus dibiasakan sejak dini,” tegas Toisuta.

Ia menjelaskan, setiap siswa tidak hanya diminta membaca buku, tetapi juga menceritakan kembali isi bacaan dan menuangkannya dalam bentuk rangkuman, karya tulis, gambar, atau karya kreatif lainnya. Kebijakan tersebut sejalan dengan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang mendorong pembelajaran berbasis literasi.

Selain itu, Toisuta meminta sekolah memperkuat program literasi secara rutin dan berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan guna meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) serta tingkat kegemaran membaca di Kota Ambon.

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa Lomba Bertutur bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga wadah membangun karakter, melatih kemampuan komunikasi, meningkatkan kepercayaan diri, serta menanamkan kecintaan terhadap cerita rakyat sebagai bagian dari pelestarian budaya.

Menutup sambutannya, Wawali mengapresiasi peran guru dan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Ia berharap lomba tersebut menjadi momentum memperkuat budaya membaca sekaligus melahirkan generasi Ambon yang cerdas, kreatif, dan berkarakter. (*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *