Wali Kota Ambon Ajak Warga Jaga Persatuan dan Wariskan Kebaikan di Momentum Satu Abad Jemaat

Berita, Pemkot Ambon94 Dilihat

TM.COM, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena mengajak seluruh warga jemaat dan masyarakat Kota Ambon untuk terus menjaga persatuan, kebersamaan, serta mewariskan nilai-nilai positif bagi generasi mendatang.

Pesan tersebut disampaikan Wattimena saat menghadiri Malam Berdunski, yang menjadi puncak perayaan satu abad penyertaan Tuhan bagi Jemaat Galala-Hati Kecil, Jumat (4/9/2026).

Menurut Wattimena, perjalanan 100 tahun jemaat bukan sekadar angka, tetapi menjadi bukti panjang penyertaan Tuhan di tengah berbagai dinamika kehidupan, termasuk suka duka, pergumulan, maupun bencana yang pernah dihadapi.

“Kalau 100 tahun kita hitung dalam bulan, minggu, dan hari, kita akan semakin merasakan betapa panjangnya penyertaan Tuhan bagi jemaat ini. Tuhan baik,” ujar Wattimena dalam sambutannya.

Ia mengutip Mazmur 133:1 yang berbunyi, “Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun.” Menurutnya, pesan tersebut relevan untuk menjadi komitmen bersama setelah perayaan satu abad.

Wattimena menegaskan, perayaan tersebut hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial dan hiburan, tetapi menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarsesama warga jemaat sekaligus memperkuat rasa persatuan.

Ia juga mengapresiasi penampilan seni dan budaya dalam rangkaian kegiatan tersebut. Menurutnya, pelestarian budaya merupakan salah satu bentuk penghargaan terhadap warisan para leluhur sekaligus dapat menjadi kontribusi masyarakat bagi perkembangan Kota Ambon.

“Manfaatkan apa yang Tuhan berikan bagi jemaat, negeri, desa, dan kota untuk kepentingan bersama. Tampilkan apa yang sudah dipelajari dan dilatih, sehingga masyarakat dapat memberikan apresiasi,” katanya.

Jaga kebersihan dan lingkungan Kota Ambon
Selain persatuan dan budaya, Wattimena mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan. Ia mengajak warga untuk membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kawasan sungai maupun pesisir.

Menurutnya, pembangunan Kota Ambon tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.

“Jaga tempat ini dan kelola dengan baik. Jangan hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menjaga kebersihan hati. Mari melakukan hal-hal yang baik, yang berkenan bagi Tuhan dan bermanfaat bagi masyarakat,” pesannya.

Wattimena berharap apa yang telah dibangun dan diwariskan oleh generasi sebelumnya dapat terus dijaga dan dikembangkan oleh generasi saat ini, sehingga pada saat jemaat memperingati dua abad mendatang, generasi penerus masih dapat menikmati kondisi yang lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, Wattimena juga menyampaikan ucapan selamat atas perayaan satu abad penyertaan Tuhan bagi jemaat, HUT ke-91 Gereja Protestan Maluku (GPM) yang diperingati 6 September, serta HUT ke-451 Kota Ambon yang akan diperingati pada 7 September 2026.

Ia berharap seluruh rangkaian perayaan dapat berlangsung aman, tertib, dan menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

“Jaga terus persekutuan ini. Apa yang Tuhan telah berikan, mari kita berikan kembali bagi sesama, bagi kota ini, dan bagi negara dengan cara kita masing-masing,” pungkasnya. (*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *