Walikota Ambon di Konferensi Internasional Unpatti: Teknologi Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Berita, Pemkot Ambon118 Dilihat

TM.COM, AMBON, – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menegaskan pentingnya pemanfaatan sains dan teknologi yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat untuk mewujudkan pembangunan inklusif dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Bodewin saat menjadi pembicara utama (keynote speaker) dalam The 2nd International Conference Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Pattimura (Unpatti), di Hotel Santika Ambon, Jumat (16/10/2026).

Konferensi internasional bertema “Integrating Science and Technology for Sustainable and Inclusive Development” ini membahas integrasi ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan merata.

Dalam paparannya, Bodewin menekankan bahwa keberhasilan teknologi tidak diukur dari kecanggihan perangkat atau banyaknya aplikasi digital, tetapi dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat, terutama dalam peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan.

Menurutnya, Kota Ambon menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kemiskinan, pemerataan pendidikan dan kesehatan, persoalan sampah, banjir, tanah longsor, hingga keterbatasan infrastruktur. Karena itu, penyelesaian masalah membutuhkan kebijakan berbasis data, penelitian, serta kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat.

Bodewin juga menyoroti pengembangan konsep smart city melalui pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan. Salah satunya layanan panggilan darurat 112 yang membantu masyarakat mengakses penanganan berbagai kondisi kedaruratan.

Ia menegaskan, pembangunan inklusif harus memastikan seluruh warga, termasuk masyarakat miskin, penyandang disabilitas, perempuan, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya, memperoleh akses pelayanan serta kesempatan yang adil.

“Pembangunan yang baik adalah pembangunan yang melanjutkan hal-hal yang sudah baik, memperbaiki kekurangan, serta memastikan apa yang kita nikmati hari ini juga dapat dirasakan oleh anak cucu kita pada masa depan,” demikian pesan Bodewin dalam paparannya.

Ia berharap integrasi sains dan teknologi melalui kolaborasi pemerintah dan perguruan tinggi dapat menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran, memperkuat perekonomian, menjaga lingkungan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Bodewin menutup paparannya dengan menekankan bahwa kemajuan teknologi harus berjalan seiring dengan nilai kemanusiaan, keberlanjutan lingkungan, dan komitmen untuk memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam pembangunan. (*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *