TM.COM, AMBON – Wakil Wali Kota Ambon, Elly Toisutta, menegaskan bahwa Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bukan sekadar tahapan administratif untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), tetapi menjadi proses penting dalam membentuk aparatur yang berintegritas, disiplin, kompeten dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Elly saat membuka Upacara Pelatihan Dasar CPNS Golongan II dan Golongan III Angkatan 21–25 serta Golongan I Angkatan 12 lingkup Pemerintah Kota Ambon, Selasa (15/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 240 peserta mengikuti Latsar, terdiri dari 200 peserta Golongan I dan 40 peserta Golongan II. Dari jumlah tersebut, 153 peserta merupakan perempuan dan 47 peserta laki-laki.
Elly mengatakan, Latsar harus menjadi momentum bagi para CPNS untuk memahami dan menerapkan nilai dasar ASN BerAKHLAK, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif.
“Latsar CPNS bukan hanya sekadar prasyarat administratif untuk diangkat menjadi PNS, tetapi merupakan kawah pembentukan integritas, disiplin, kompetensi dan karakter dasar sebagai pelayan masyarakat,” tegas Elly.
Ia juga mengingatkan para peserta agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, transformasi digital serta tuntutan birokrasi modern. ASN, kata dia, harus bekerja secara profesional, inovatif dan berorientasi pada hasil.
Selain itu, Elly menekankan pentingnya jiwa bela negara bagi ASN. Menurutnya, bela negara dapat diwujudkan melalui kedisiplinan, menjaga persatuan dan kedamaian Kota Ambon, menolak praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), serta memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa pilih kasih.
“Wajah masa depan birokrasi Pemerintah Kota Ambon ada di pundak saudara-saudara sekalian,” ujarnya.
Latsar CPNS tahun 2026 tersebut dilaksanakan dengan metode blended learning, meliputi pembelajaran mandiri, e-learning, aktualisasi di unit kerja serta pembelajaran klasikal di BPSDM Provinsi Maluku.
Pembelajaran klasikal dijadwalkan berlangsung pada 15–21 September 2026 selama 62 jam pelajaran.
Elly berharap seluruh peserta memanfaatkan proses pelatihan dengan sebaik-baiknya, menyerap ilmu dari para widyaiswara, membangun kekompakan, menjaga kesehatan serta menunjukkan sikap dan perilaku yang menjadi teladan sebagai calon aparatur negara. (*






