TRISULAMALUKU.COM, Zamroni Syafiy Vanath resmi menahkodai Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Maluku periode 2025–2030. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, berdasarkan SK DPP Nomor 50043/SK/DPP/2025, Sabtu (29/11/25) di Marina Hotel, Kota Ambon.
Kepemimpinan baru ini disebut menjadi momentum konsolidasi besar PSI untuk memperkuat posisi partai di Bumi Raja-Raja. Usai dilantik, Zamroni mengungkapkan bahwa DPW PSI Maluku langsung menerima arahan strategis untuk bergerak cepat melakukan konsolidasi ke seluruh DPD PSI di 11 kabupaten/kota.
“Di tahun 2024 PSI hanya memiliki delapan kursi di kabupaten/kota. Target kami pada Pemilu 2029 bukan hanya menambah kursi, tetapi memastikan Maluku punya representasi PSI di provinsi dan pusat. Dari belum punya kursi, ke depan kami harus punya,” tegasnya.
Zamroni menyebut pengalaman tipisnya persaingan pada Pemilu 2024 menjadi bahan evaluasi penting. Intruksi konsolidasi yang masuk menjelang tiga bulan sebelum pemilu dinilai membuat pergerakan belum merata hingga pelosok.
“Di 2029 ini kami memulai lebih awal. Dengan dorongan dari Ketum PSI, Mas Kaesang, kami optimis bisa menambah kursi di kabupaten/kota dan menghadirkan kursi pertama PSI di DPRD Provinsi Maluku,” ujarnya.
Untuk memperkuat mesin politik, struktur DPW PSI Maluku disusun dengan komposisi kader dari berbagai daerah. Saat ini PSI belum memiliki kursi di enam wilayah: Buru, Buru Selatan, Seram Bagian Timur, Seram Bagian Barat, Maluku Barat Daya (MBD), dan Kepulauan Aru. Enam daerah tersebut ditetapkan sebagai fokus utama perolehan kursi pada Pemilu 2029.
“Program prioritas kami adalah memastikan DPD hingga DPC siap mengikuti semua proses verifikasi tanpa hambatan. Ini pemantapan kader, bukan hanya persiapan teknis,” tambah Zamroni.
Dengan konsolidasi lebih awal, pemerataan struktur kepengurusan, serta dorongan langsung dari DPP PSI, Zamroni Syafiy Vanath optimistis PSI Maluku dapat melahirkan kursi-kursi baru pada Pemilu 2029. (*










